Revive Risha


Sore yang Manis di Pantai Pangumbahan

Posted in Jalan-Jalan by rishapratiwi on June 10, 2012
Tags: , , , , , , ,

Laut, langit, dan pasir sore itu kompak sekali. Sama abu-abu. Maklum, hari selepas hujan badai. Sekelompok wisatawan mengacaukan keseragaman warna alam dengan pakaian yang semarak. Tawa-tawa yang menghangatkan. Tangan-tangan yang bersiap melepaskan tukik ke lautan.

Tanggal 7 Januari 2012, kalau tidak salah.

Pantai di mana-mana adalah sama. Pasir, ombak, langit, begitu-begitu saja. Sampai akhirnya sepasang kaki ini mencobai pasir Pantai Pangumbahan.. pantai yang menjadi berbeda.

Para wisatawan berteriak-teriak kegirangan. Di tangan kanan kiri, tukik-tukik tengah berdebar-debar, siap mencoba peruntungan di laut bebas yang dikuasai marabahaya. Jika mereka dapat bertahan, suatu saat mereka dapat kembali ke hamparan pasir yang lembut ini, meletakkan telur-telur mereka.

Tukik-tukik dilepas, merayap menuju bibir pantai. Satu per satu merelakan dirinya dilarung ombak ke tengah laut. Sampai jumpa, makhluk kecil. Bertarunglah dengan baik dan kembali ke sini untuk melanjutkan amanah populasimu.

Pantai Pangumbahan.. Saya pikir foto-foto yang beredar tentang keindahannya adalah bisa-bisanya para fotografer yang kreatif, yang mampu mendapatkan sudut dan cahaya yang tepat, ditambah-tambahi efek dramatis dari software foto editor. Ternyata, dari angle manapun, amatir maupun profesional pemotretnya, Pantai Pangumbahan adalah eksotis!

Pantai di mana-mana memang sama. Pasir, ombak, langit, begitu-begitu saja. Yang membuatnya berbeda hanyalah.. dengan siapa kita ke sana. Waktu itu, bersama orangtua, adik, dan teman-teman terbaik, ombak menjadi berirama, lembayung menjadi berwarna, dan pasir menjadi beraroma.

Fotografer: Ari Suryo ME’08

About these ads

2 Responses to 'Sore yang Manis di Pantai Pangumbahan'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Sore yang Manis di Pantai Pangumbahan'.

  1. feriyanto said,

    merasa terhormat cha, mejeng di blogmu…

  2. rishapratiwi said,

    Ekspresinya natural. Feri benar-benar menjiwai laut yak


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: