Revive Risha


Hero Costume

Posted in Cermin Diri by rishapratiwi on July 9, 2012
Tags: , , , , , ,

“Batman!”, seru Iqbal.

“Superman!”, seru Akbar.

“Suparman!”, seru Fitri. Riuh tawa anak-anak.

“Patung Liberty!”, seru Hanif.

“Raden Ajeng Kartini..” gumam Fauzia malu-malu.

“Cut Nyak Dien!” teriak Annisa tanpa ragu.

“Pak Kepala Sekolah”, Indra menjawab lugas.

“Nenek saya”, Imas cengengesan.

 

Fiuhh, jawaban yang beragam. Dari sosok maya sampai sosok nyata. Dari global sampai lokal. Menarik memang mengamati jawaban anak-anak saat ditanya, “siapa sosok pahlawan menurutmu?” Jawaban-jawaban tersebut sedikit banyak merepresentasikan image pahlawan dalam kepala mereka. Mungkin Iqbal dan Akbar memvisualisasikan pahlawan adalah manusia super yang bisa terbang, bertopeng, berbadan kuat dan sehat, serta tidak pernah terlambat menyelamatkan anak-anak dan wanita dari cengkeraman penjahat. Fauzia dan Annisa mungkin mengingat sosok pahlawan sebagai mereka yang namanya termaktub dalam buku teks sejarah, yang dikisahkan dengan gagah berani melawan penjajah. Sementara Indra, Fitri, dan Imas menyematkan gelar pahlawan pada orang-orang yang biasa mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, yang tulus pemberian dan pengorbanannya mereka rasakan, riil. Adapun Hanif, ah semoga jawabannya hanyalah gurauan anak-anak.

Dua kelompok anak-anak mulai mendandani model menyerupai sosok yang mereka anggap pahlawan. Kelompok 1 mendandani Fitri sebagai Raden Ajeng Kartini, sementara Kelompok 2 mendandani Imas sebagai Cut Nyak Dien. Hasilnya? Sebagai juri saya tidak bisa membedakan mana Raden Ajeng Kartini, Cut Nyak Dien, dan Robot Kabutaku -__-”

Ngomong-ngomong tentang pahlawan, saya iseng-iseng mencari sosok pahlawan melalui fasilitas mesin pencari di internet. Kata kunci yang saya ketikkan: pahlawan. Sekonyong-konyong keluarlah banyak sekali informasi. Berikut ini beberapa informasi yang saya rangkum:

 

Definisi pahlawan

Kata “Pahlawan” berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu “phala-wan” yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001), pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.

Kriteria Pahlawan Indonesia

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 33/1964 mengenai Penetapan Penghargaan dan Pembinaan terhadap Pahlawan dan Peraturan Presiden Nomor 5/1964 mengenai Pemberian Penghargaan/Tunjangan kepada Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan, seseorang dinyatakan layak menyandang gelar pahlawan jika memenuhi kriteria-kriteria berikut ini:

  1. warga Indonesia yang telah meninggal dunia,
  2. telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata, perjuangan politik, atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,
  3. telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara,
  4. telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia,
  5. pengabdian dan perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya, tidak sesaat, dan melebihi tugas yang diembannya,
  6. perjuangannya mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional,
  7. memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi,
  8. memiliki akhlak dan moral yang tinggi,
  9. pantang menyerah pada lawan ataupun musuh dalam perjuangannnya, serta
  10. tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang merusak nilai perjuangannya.

 

Hemm, tanpa mengecilkan definisi dan kriteria yang telah bersusah dan berpayah disusun para pendahulu, izinkan saya merumuskan sendiri sosok pahlawan secara sederhana. Bagi saya, pahlawan itu cukup dua kata; “Ibu” dan “Bapak”.

 

When I am down and, oh my soul, so weary;
When troubles come and my heart burdened be;
Then, I am still and wait here in the silence,
Until you come and sit awhile with me.

You raise me up, so I can stand on mountains;
You raise me up, to walk on stormy seas;
I am strong, when I am on your shoulders;
You raise me up… To more than I can be.

-You Raise Me up, Josh Groban-

 

Sumber gambar: my.opera.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: