Revive Risha


Ayah Suka Mematikan Lampu

Posted in Happy Family by rishapratiwi on December 25, 2012
Tags: , ,

Ayah suka sekali mematikan lampu. Hemat energi katanya. Jika lewat kamar mandi, lampu kamar mandi dimatikannya. Lalu Putri, gadis kecilnya yang sedang di dalam akan teriak, ia ketakutan akan gelap. “Hoho, Ayah kira tidak ada orang,” dengan santai Ayah menyalakan lampu. Jika lewat ruang keluarga, televisi dimatikannya. Putri kecilnya tergopoh-gopoh datang dari dapur, pipi tumpahnya merengut. “Hoho, Ayah kira tidak ada yang nonton”, dengan santai Ayah menyalakan televisi.

Ayah suka sekali mematikan lampu dan televisi, bahkan sampai Putri kecilnya tumbuh jadi remaja. Mungkin sudah jadi kebiasaan. Lalu Putri SMP yang masih ketakutan akan gelap itu tidak hanya akan teriak, tapi sudah pandai mengomel. Ayah? Seperti biasa, beliau menanggapinya dengan tertawa santai sambil buru-buru menekan tombol “power“.

Ayah juga suka menyetel radio keras-keras, padahal Putri nggak suka acara siaran berita nasional.

Ayah juga suka meletakkan kunci motornya sembarangan, pasti Putri yang repo mencari-cari.

Ayah juga suka meletakkan cangkir kopi sampai dikerubungi semut, padahal apa susahnya taruh di wastafel.

 

Ayah kalau menelepon suaranya keras sekali, Putri jadi merasa malu.

Ayah juga senang memakai kemeja berwarna cerah, menurut Putri itu nggak cool.

Ayah juga suka nimbrung kalau Putri lagi telepon-teleponan sama teman sebangkunya di sekolah.

Ayah juga suka mencium pipi Putri di depan teman-temannya, Putri merasa ia diperlakukan seperti anak kecil.

 

Sudah dua hari Putri ngambek. Bicara seadanya jika ditanya Ayah. Pasalnya, saat ia sedang di kamar mandi, Ayah mematikan lampu. Saat itu ia diam saja. Ketika selesai menuntaskan urusannya di kamar mandi, ia mendapati televisi sudah dimatikan. Padahal konser musik sedang seru-serunya. “Yaaah, Ayah! Ayah kebiasaan deh. Aku kan sedang nonton, kok televisinya dimatikan,” teriak Putri dengan gagah berani. “Maaf deeh, sini Ayah nyalain lagi,” lagi-lagi Ayah menanggapi dengan santai. “Gitu aja kok ngambek”, ini nih pernyataan Ayah yang membuat Putri meradang.

Bagi Putri, selain sikap Ayah yang sering terasa mengganggu, lebih dari itu Ayah dianggap sudah mengintervensi ruang privasinya. Ayah selalu menelepon jika ia belum tiba di rumah pukul 6 sore. Parahnya, Ayah dengan vespa-nya akan menyusul ke sekolah. Bila perlu, beliau akan berkeliling ke rumah teman-teman Putri. “Makanya beliin aku HP dong, Yah”, protes sang anak. Ayah hanya tertawa santai, “kamu belum butuh”.

Putri ingin sekali Ayah mengerti, bahwa ia sudah besar. Sudah tidak bisa lagi diatur-atur, sudah tidak bisa lagi dilarang-larang. Putri minta dibelikan HP dan sepeda motor, agar bisa bepergian tanpa harus diantar-jemput Ayah. Tapi lagi-lagi Ayah bilang, “kamu belum butuh”.

***

Putri bangun saat matahari sudah cukup terik. Untung sekolah libur. Tadi malam ia menonton televisi sampai lepas dini hari. Tidak ada Ayah yang melarangnya, beliau sedang bertugas ke luar kota selama tiga hari. Putri menyesal, ia kelewat Shalat Subuh. Tidak ada Ayah yang membangunkannya.

Perut yang lapar menuntun Putri ke meja makan. Kosong.  Biasanya Ayah yang menyiapkan sarapannya. Putri merasa pagi ini rumah sangat sepi. Biasanya Ayah di meja makan akan berceloteh panjang tentang pekerjaannya, bertanya tentang pelajaran sekolah Putri, teman-teman Putri, dan aktivitas Putri seharian. Oh ya baru ingat, pukul 11 nanti Putri harus ke sekolah, latihan drama untuk pesta kenaikan kelas. Putri harus naik angkot. Biasanya Ayah yang antarjemput.

Putri termangu. Jika ia bermain ke sebuah taman bunga, yang dilihatnya adalah bunga-bunga yang cantik dan kupu-kupu yang lincah. Bukan lumpur yang kotor dan cacing yang menggelikan. Tapi mengapa dari kebun bunga Ayah, yang ia lihat lebih dulu adalah cacing dan duri?

 

Father-and-Daughter

Sumber gambar: http://jettolano.com/story-of-my-day/like-father-like-daughter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: