Revive Risha


Aher Blesekan, Jokowi Blusukan

Posted in Kancing Garuda by rishapratiwi on March 12, 2013
Tags: , , , ,

Istilah blusukan ibarat sebuah judul lagu baru yang sukses menjadi hits di tengah masyarakat. Kedengarannya begitu enak dinyanyikan dan menjanjikan. Bagaimana tidak, pendekatan yang merakyat tersebut membuka peluang lebar-lebar bagi masyarakat untuk mengadukan keluh-kesahnya langsung, menjadikan sang pemimpin begitu mudah untuk digapai.

Jika dialihbahasakan ke dalam Bahasa Sunda, istilah blusukan kurang lebih sepadan dengan istilah bebelesekan, yaitu menyengaja berjalan kaki melalui medan berlumpur atau becek yang jarang dilewati. Istilah bebelesekan (kata kerja aktif) ini berbeda dengan tibelesek, mblesek, ataupun mblusuk (kata kerja pasif) yang bermakna terbenam (by accident) ke dalam lumpur. Pada awalnya, blusukan ini erat sekali dengan figur Jokowi, Sang Gubernur yang menggebrak DKI dengan gayanya yang sederhana namun mengena. Lalu booming pemberitaan mengenai blusukan ala SBY atau yang lebih populer dengan istilah turba. Sayangnya, alih-alih seperti Jokowi yang meraih simpati masyarakat, turba ala SBY ini malah banyak menuai cibiran.

Masyarakat Jawa Barat tidak perlu cemburu, Gubernur Ahmad Heryawan juga sering turun gunung. Tentunya tidak sampai bebelesekan ke dalam lumpur sebagaimana arti konotasinya. Sejak awal menjabat sebagai gubernur di tahun 2008, Kang Aher seringkali menghabiskan waktunya dalam perjalanan ke pelosok-pelosok Jawa Barat. Bahkan beliau pernah berseloroh, “tiga perempat shalat saya kini di-jama’-qashar”.

Mengenai bebelesekan Aher, blusukan Jokowi, maupun turba SBY, adaaa saja pihak yang tidak puas. Mungkin yang mereka inginkan, para pemimpin itu turun ke masyarakat secara diam-diam, tanpa kawalan maupun wartawan, sekalian kalau bisa menyamar dengan pakaian buruk rupa. Seperti kisah-kisah teladan para khalifah terdahulu. Mungkin mereka hanya ingin memastikan bahwa tindakan para pemimpin di atas murni lahir dari nuraninya, bukan dalam rangka membangun pencitraan politik. Tetapi siapa kita yang berhak menilai ketulusan orang lain? Daripada capek-capek berkomentar negatif tentang aksi-aksi simpatik para pemimpin kita, mending kita do’akan mereka agar selamat di perjalanan!

 

http://politik.kompasiana.com/2013/01/08/aher-blesekan-jokowi-blusukan-517616.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: