Revive Risha


Aher Harus Melanjutkan Pembangunan di Jawa Barat!

Posted in Kancing Garuda by rishapratiwi on March 12, 2013

Gemah ripah repeh rapih; subur, makmur, berkecukupan, rukun, dan aman. Itulah gambaran Tatar Sunda yang diidamkan masyarakat maupun Pemerintah Jawa Barat. Visi Pemerintah Jawa Barat 2008-2013 adalah “Tercapainya Masyarakat Jawa Barat yang Mandiri, Dinamis, dan Sejahtera”. Adapun visi Jawa Barat sendiri secara umum adalah “Dengan Iman dan Taqwa, Provinsi Jawa Barat Termaju di Indonesia”. Bukan main-main, Jawa Barat bercita-cita menjadi provinsi TERMAJU di Indonesia!

Mengantarkan Jawa Barat pada cita-cita besarnya merupakan jalan panjang berduri yang akan ditempuh oleh para pemimpinnya. Adakalanya, pijakan yang sudah dimantapkan oleh pemimpin sebelumnya harus goyah kembali karena adanya pergantian pemimpin lima tahunan.

Dalam lima tahun terakhir ini, Pemerintah Jawa Barat dalam kepemimpinan gubernurnya, Ahmad Heryawan, telah meletakkan pijakan-pijakan bagi upaya untuk mewujudkan Jawa barat yang berjaya. Jika Ahmad Heryawan terpilih lagi, ia tinggal meneruskan pembangunan yang fondasinya telah dikuatkan selama periode lima tahun kepemimpinannya. Demikian yang diutarakan calon gubernur petahana yang akrab disapa Aher ini saat berkampanye di Desa Cikalong, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Bandung, Minggu 10 Februari 2013 lalu.

Fondasi yang dimaksud Aher adalah kebijakan besar Pemprov Jabar berupa pembangunan sumber daya manusia yang unggul. SDM ini dinilai merupakan penggerak inti pembangunan Jabar. Oleh karena itu, dapat kita lihat sendiri bahwa dalam lima tahun terakhir ini sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas Pemprov Jabar.

Menurut website resmi Pemprov Jabar, secara riil, upaya peningkatan taraf pendidikan yang telah dilakukan di antaranya penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas), pemberian Bantuan Gubernur Untuk Siswa (BAGUS), pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pembangunan ruang kelas baru, perbaikan gedung sekolah, Bantuan Khusus Siswa Miskin (BKSM) bagi SMA/SMK Swasta se-Jawa Barat, pendidikan Paket B dan C secara massal untuk usia >15 tahun, serta pemberian insentif guru PNS dan honor guru bantu SD dan MI terpencil. Dalam bidang kesehatan, Pemerintah menggalakkan upaya pemenuhan penempatan bidan di pedesaan dan dokter Puskesmas, penyediaan 204 unit Puskesmas Pelayanan Obstetri Neonatalogy Emergency Dasar (PONED), pemberian beasiswa kepada 240 bidan dan program tugas belajar D1 dan D3 kebidanan sebanyak 1.000 orang, serta revitalisasi 37.807 posyandu di 22 Kabupaten/Kota.

Khusus untuk pembangunan ruang kelas baru, di seluruh Indonesia hanya Pemprov Jabar yang melakukan program ini secara masif. Dengan adanya fasilitas pendidikan yang memadai, pihak sekolah maupun guru tinggal berkonsentrasi untuk mendidik siswa dengan sebaik-baiknya, tidak perlu memikirkan cari dana. Para siswa pun tinggal belajar segiat-giatnya karena pembangunan fasilitas sekolah tidak lagi dibebankan kepada mereka. Ini merupakan strategi cerdas untuk menuju peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Setelah fondasi-fondasi pembangunan tersebut dikuatkan, akankah Aher menyerahkannya kepada pemimpin yang baru? Tidak, tidak. Tidak boleh begitu. Aher harus bertanggungjawab untuk melanjutkan pembangunan sampai Jawa Barat menjadi provinsi termaju di Indonesia!

 

http://politik.kompasiana.com/2013/02/19/aher-harus-melanjutkan-pembangunan-di-jabar-529987.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: