Revive Risha


Waspada, Kancing Beureum Mengetuk Pintu Rumah Anda!

Posted in Kancing Garuda by rishapratiwi on March 12, 2013

Pada Pilgub Jawa Barat 2008 lalu Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (HADE) tampil sebagai “kuda hitam”, alias pemenang yang tidak disangka-sangka. Hasil pemungutan suara mempatkan pasangan HADE sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dengan jumlah suara 5.238.449 (39,29%) mengalahkan pasangan incumbent DA’I yang hanya memperoleh 3.410.554 suara (25,58%). Yang menarik, berdasarkan jajak pendapat berbagai lembaga survei sebelum pemilu dilaksanakan, pasangan AHER selalu menempati urutan terakhir di belakang pasangan DA’I dan AMAN. Hasil perolehan suara yang kemudian menempatkan HADE sebagai pemenang tersebut mengindikasikan bahwa ada semacam kekuatan rahasia yang bekerja selama masa kampanye sehingga masyarakat mengalihkan pilihan kepada HADE.

Penelitian seorang mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Yuddi Yustian, secara ilmiah menganalisis dan memaparkan faktor-faktor kemenangan Aher-Dede, khususnya di Kota Bogor. HADE mendulang dukungan masyarakat Kota Bogor sebanyak 191.167 (52,55%), mengungguli DA’I yang hanya mendapatkan 73.271 suara (20,10%). Penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 tersebut memaparkan bahwa kemenangan pasangan HADE disebabkan oleh 4 faktor, yaitu penggunaan strategi kampanye yang tepat melalui direct selling, mekanisme kerja tim kampanye yang efektif, kegiatan kampanye politik yang inovatif (di antaranya angkot gratis), dan ketepatan momentum mengenai citra pasangan muda HADE dengan isu yang berkembang saat itu.

Strategi kampanye direct selling merupakan model komunikasi “satu-satu” dengan mendatangi rumah-rumah warga. Kader-kader yang melakukan direct selling tersebut menjelaskan biografi pasangan calon, visi-misi, dan program kerja yang akan dijalankan apabila calon terpilih nantinya. Amunisi yang dibawa biasanya kalender atau stiker. Persuasi politik melalui komunikasi interpersonal model begini ternyata lebih efektif untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat dibandingkan dengan model komunikasi “satu ke banyak”. Penampungan aspirasi dan penggunaan “kontrak politik” antara pasangan calon yang diwakili oleh agen kampanye dengan masyarakat juga meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Direct selling merupakan strategi yang sebelumnya telah diterapkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilihan legislatif tahun 2004 lalu. PKS memang tergolong partai yang memiliki kader dan relawan yang banyak, loyal terhadap partai, siap bekerja tanpa bayaran, serta militan. Strategi yang murah ini ternyata dapat menyentuh puluhan ribu calon pemilih di berbagai pelosok daerah. Nggak bikin macet jalan, nggak bikin rusuh. Keberhasilan direct selling ini sendiri merupakan implikasi dari kesolidan internal, mulai dari pucuk pimpinan sampai jaringan paling bawah, yaitu kelurahan atau desa. Tentu saja hanya partai yang “rajin merawat” para kader dan simpatisannya saja yang dapat menjalankan strategi ini. Juga kader-kader partai yang peduli kondisi masyarakat saja yang mau repot-repot menyusuri gang demi gang untuk memberikan pencerdasan politik.

Kini dalam Pilgub Jabar 2013 strategi direct selling tetap diterapkan. Barangkali Anda yang di rumah akan kedatangan tamu, bisa bapak-bapak, ibu-ibu setengah baya, atau anak-anak muda. Jika tidak suka, tidak perlu melempar sepatu, Mereka hanya relawan Kancing Beureum yang ingin memberikan pencerdasan supaya dalam mempergunakan hak suara nanti Anda tidak memilih kucing dalam karung. Jika tidak suka, tidak perlu antipati. Mereka tidak akan mengganggu Anda, hanya sedang mengetuk pintu kemenangannya.

 

Sumber:

Yustian, Yuddi. 2008. Strategi Kampanye Politik Calon Incumbent dan Pendatang Baru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Studi Kasus: Tim Kampanye Pasangan Danny Setiawan-Iwan Sulanjana dan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf di Kota Bogor, Jawa Barat. Program Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

http://politik.kompasiana.com/2013/02/14/waspada-kancing-beureum-mengetuk-pintu-rumah-anda-528481.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: