Revive Risha


Tertuduh

Posted in Cermin Diri by rishapratiwi on May 15, 2013

April setahun yang lalu, saya pernah “dituduh” tetangga kamar saya menyiapkan kado milad kejutan untuknya. Saya yang merasa tidak melakukan hal tersebut mati-matian mengelak. Sebaliknya, beliau yang tidak punya “tersangka” lain juga mati-matian mendesak saya supaya mau mengaku. Lha, mana boleh saya mengakui perbuatan baik yang tidak saya lakukan. Karena muka saya pada dasarnya cengengesan, si teman tersebut tidak percaya begitu saja. Sampai akhirnya ada seseorang yang mengaku sebagai pelaku pemberi kado kejutan tersebut. Fiuhh..

Kejadian kedua, kemarin saya kembali menjadi “tertuduh” menyiapkan acara syukuran milad seorang teman. Omaigad, apakah saya terlihat se-care dan se-so sweet itu ya? #ngaca. Tentu saja saya mengelak, karena pada kenyataannya saya hanya datang di acara tersebut sebagai tamu undangan yang memeriahkan acara ^^

Pandangan orang jelas bukanlah segalanya. Tetapi, bisa menjadi reflektor bagi diri kita. Dalam hal ini, saya tidak menyebut diri saya memiliki level yang baik di hadapan orang-orang, especially mereka yang “menuduh” saya terlalu baik. Saya juga tidak mengklaim diri ini orang bejat. Dosa saya yang banyak itu Allah yang tutupi. Tuduhan baik itu anggap saya sebagai do’a orang-orang terhadap saya, dan saya harus bantu mewujudkannya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: