Revive Risha


Uji Efikasi Fungi Beauveria Bassiana (Balsamo) dan Paecilomyces Sp. terhadap Hama Kubis Plutella Xylostella Linn. (Lepidoptera: Plutellidae) di Laboratorium

Posted in Biologi by rishapratiwi on May 15, 2013
Tags: , , ,

SIDANG HASIL PENELITIAN TUGAS AKHIR

PROGRAM STUDI SARJANA BIOLOGI-SITH ITB

Semester I 2012/2013 (Wisuda I-Oktober 2012)

 

Nama/NIM     : Risha Amilia Pratiwi/10608069

Pembimbing   : Dr. Agus Dana Permana

Skripsi            : Uji Efikasi Fungi Beauveria Bassiana (Balsamo) dan Paecilomyces Sp. terhadap Hama Kubis Plutella Xylostella Linn. (Lepidoptera: Plutellidae) di Laboratorium

ABSTRAK

Kehilangan hasil panen tanaman kubis Brassica oleacrea akibat Plutella xylostella dapat mencapai 90%. Strategi pengendalian hama berbasis pestisida belum dapat mengatasi serangan hama tersebut, bahkan dapat menimbulkan kerugian terutama terjadinya resistensi hama terhadap insektisida. Fungi entomopatogen Beauveria bassiana dan Paecilomyces sp. diharapkan dapat menjadi agen hayati yang mengendalikan hama secara biologis. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan efektivitas fungi entomopatogen B. bassiana dan Paecilomyces  sp. dalam mengendalikan P. xylostella. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Pusat Antar-Universitas ITB dan Laboratorium Entomologi SITH ITB. Uji hayati dilakukan dengan cara menyemprot tubuh larva instar III Plutella xylostella secara langsung dengan suspensi konidia B. bassiana dan Paecilomyces sp. Konsentrasi konidia B. bassiana (konidia/ml) yang digunakan dalam uji hayati yaitu: 7,585×107, 7,585×106, 7,585×105, dan 7,585×104., sedangkan konsentrasi Paecilomyces sp. (konidia/ml) adalah 3,743×107, 3,743×106, 3,743×105, dan 3,743×104. Sebagai kontrol digunakan larutan Tween 80 0,01%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72 jam setelah aplikasi, rata-rata mortalitas tertinggi (84,44%) terjadi pada larva P. xylostella yang mendapatkan perlakuan Paecilomyces sp. dengan konsentrasi 3,743 x107 konidia/ml. Secara statistik, mortalitas ini tidak berbeda nyata dengan perlakuan B. bassiana dengan konsentrasi 7,585×107 konidia/ml. Dari hasil analisis probit diketahui bahwa LC50 B. bassiana dan Paecilomyces sp terhadap P. xylostella berturut-turut: 3,263×105 konidia/ml dan 8,837×104 konidia/ml. LC90 B. bassiana dan Paecilomyces sp. terhadap P. xylostella adalah: 1,442×109 konidia/ml dan 2,784×107 konidia/ml. LT50 B. bassiana terhadap P. xylostella adalah 39,85 jam dan 44,08 jam untuk Paecilomyces sp., sedangkan LT90 B. bassiana dan Paecilomyces sp. terhadap P. xylostella  adalah 158,36 jam dan 138,29 jam. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan terdapat Paecilomyces sp. dengan konsentrasi yang lebih rendah daripada konsentrasi B. bassiana dapat menyebabkan kematian P. xylolstella lebih cepat dari B. bassiana. Kedua entomopatogen ini memiliki potensi untuk digunakan sebagai agen insektisida mikroba.

Kata kunci : Beauveria bassiana, Brassica oleraceae, Paecilomyces sp., Plutella xylostella

Akhirnyaaaa, setelah sekian lama ngepost abstrak skripsi jugaaa #Yihaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: