Revive Risha


Curhat Kemesraan

Posted in Cermin Diri by rishapratiwi on September 18, 2014

Kemarin siang sambil menikmati sekantung kebab sapi, nasi berjamur (nasi isi jamur), dan segelas yoghurt mangga di selasar SITH yang sejuk, saya bercerita sama Ipah. Siapa Ipah? Singkatnya, adek ketemu gede lah ya. Adek kelas waktu SMA, bukan. Adek kelas sejurusan, juga bukan.

Gara-gara Ipah bilang saya sama suami keliatan kayak sepasang pacar, jadi deh cerita-cerita. Masa kata Ipah, saya centil. Godain suami terus, cari-cari perhatian terus, gombalin terus, gelendotan terus gak mau lepas. Sementara suami kalem. Tampak seperti bermain cinta tapi bertepuk sebelah tangan, hahahaha. Tapi, tapi, tapi, sungguh saya sama sekali tidak pernah meragukan kesungguhan cinta si abang tersayang #suitsuiiiw.

Di antara kami berdua memang hampir jarang terumbar kata-kata manis, seperti “aku mencintaimu lebih dari segalanya dari apapun di muka bumi ini“, atau “kamu perempuan terindah yang pernah aku temui di dunia ini“. Karena selain saya nggak percaya kalau saya perempuan paling cantik di dunia ini, kata-kata bersayap tak akan mampu melukiskan betapa besarnya cinta abang kepada saya #tsaaah.

Tapi kalau saya lagi pengen dirayu-rayu, ya saya ga akan gengsi buat bilang.

“Saaaay, gombalin akyu dooongs….”

“Saaaaay, aku cantik nggaaaak? Kok nggak dipuji syiiiih, puji doooongs”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: