Revive Risha


Muka Gak Penting?

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on June 1, 2014
Tags:

Teringat nasihat uanya Si Abang: “berpakaian itu yg pantas, baju bagus di lemari dipake, jangan disimpen doang, gak akan beranak-pinak. Bukan buat pamer gaya-gayaan, tapi menjaga martabat keluarga”.

 

Waktu itu sih saya cuma iyain. Soalnya untuk poin menjaga penampilan, saya sepakat. Sewaktu masih belum nikah saya pun memang memegang nilai “berpenampilan yang baik berarti menghargai diri sendiri dan orang yang ditemui”. Tentunya berpenampilan baik versi saya sebatas rapi, tidak menyebarkan bau tak enak, serasi warna, sesuai dengan aktivitas dan tempat. Soalnya saya bukan tipe perempuan yang niat banget dandan. Kecuali memang untuk acara-acara khusus seperti wisuda, undangan walimah, atau walimah diri sendiri :p

 

Setelah menikah, saya memang peduli dan sering penasaran tentang pendapat Si Abang tentang penampilan saya, makanya sering nanya, “cantik gak, Say?”, hehe. Meskipun kalau si dia memuji tanpa saya tanya, saya yang malah menganggap dia gombal, hihihi.

 

Saya sampai sekarang memang belum bisa menghayati korelasi antara berpenampilan baik dengan menjaga martabat keluarga. Soalnya belum pernah mengalami pengalaman ekstrem seperti dimaki-maki orang karena penampilan, terus keluarga saya jadi dibawa-bawa, hehe. Tetapi memang saya lebih senang dengan orang yang enak dipandang. Alhamdulillah Allah mengirimkan pendamping hidup yang ganteng, wangi, serta mencintai kebersihan dan kerapian. Pipi manis mana pipi manis? #eaaa

 

Pun dengan pemimpin negeri ini #nah lho kenapa jadi pilpres, saya berharap presiden Indonesia orangnya enak dilihat, berkarisma, gak perlu cakep-cakep amat kayak model juga sih. Paling tidak, jika disandingkan dengan para presiden luar negeri yang gagah-gagah, nggak kebanting lah. Bisa merepresentasikan keindahan nusantara yang katanya tanah surga, mengutip film Deddy Mizwar.

 

Ini hanya tulisan subjektif pengisi waktu luang, tentunya sangat debatable. Tidak pake referensi ilmiah, apalagi dalil agama. Cuma celotehan seorang istri yang menunggu suami gantengnya pulang dari liqo

Advertisements

Losing U

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on November 28, 2013
Tags:

Tuhan Yakinkan Dia ‘tuk Jatuh Cinta Hanya untukku

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on July 1, 2013
Tags: , ,

Tetangga sebelah lagi menyetel “lagu kebangsaan”, “Andai Dia Tahu”-nya Kahitna. Jadi ikutan nyanyi deh 🙂

 

Tuhan yakinkan dia
Tuk jatuh cinta
Hanya untukku
Andai dia tahu……

Dicari: Muslim yang Hartanya Berkah Melimpah

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on May 27, 2013

Kalau ada orang bilang, cari aja pasangan yang berprofesi dokter, biar ada yang merawat kesehatan kita, menekan biaya pengobatan..

Kalau ada orang bilang, cari aja pasangan yang ahli keuangan, biar ada yang mengontrol keuangan rumah tangga..

Kalau ada orang bilang, cari aja pasangan yang jago arsitektur, biar ada yang desain rumah gratisan..

Kalau ada orang bilang, cari aja pasangan yang ahli mesin, biar hemat biaya tak perlu ke bengkel..

 

Yasudah, kalau begitu minta orang kaya aja, yang hartanya halal lagi berkah 😀

 

 

Bantal Sofa

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on December 27, 2012
Tags: ,

Kenapa sih para wanita yang pakai rok atau dress mini, kalau duduk di sofa selalu meletakkan bantal sofa di atas pahanya?

Kalau nggak mau propertinya kelihatan, kenapa nggak pakai celana panjang atau rok panjang aja ya?

Gitu aja kok repot.

Ah, nggak ngerti ah @_@

Lelucon yang Pantas Ditangisi

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on December 27, 2012
Tags: , ,

Setelah tayangan mengenai trio dangdut yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, host cowok program infotainment tersebut berkomentar, kira-kira begini:

“Bagus ya mau kuliah, biar kritis, biar ngerti, pantes nggak sih selama ini goyang kayak gitu, hihi”

Host cewek di sampingnya, yang bajunya kekurangan bahan, menanggapi dengan tertawa kikuk. Mungkin tidak menyangka partnernya akan mengeluarkan lelucon sarkas begitu.

Celoteh

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on December 26, 2012
Tags: ,

Blog

Ternyata blog saya ada yang baca, hehe. Makanya, jangan bikin tulisan sia-sia ^^

Blog ini, konon di awal kelahirannya, saya dedikasikan untuk memuat tulisan-tulisan berbobot. Maksudnya, yaa tulisan-tulisan yang berbau filosofis, bermuatan ideologis, intelek, analisis, semacam kajian dan sejenisnya. Efeknya, bukan tulisan berbobot yang saya produksi, malah blog ini seperti rumah tanpa tuan putri. Tanpa isi. Sekalinya terisi, hambar, seperti bukan milik saya.

Dalam kondisi kritis, saya butuh melalukan tindakan penyelamatan (><)9

Lalu lalu, ya beginilah. Saya kembali menulis suka-suka saya, menjadi apa adanya saya. Tentang keluarga, tentang kuliah, tentang biologi, tentang benda-benda kecil yang saya temukan, tentang sinetron yang sekilas saya tonton, tentang lagu-lagu yang saya dengarkan, bahkan tentang infotainment yang saya simak #oops!

Semoga celotehan ini tidak mendzalimi pembaca 😀 Icon close ada di pojok kanan atas. Silakan klik kalau tidak berkenan ^^

Kok Tau Sih?

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on October 13, 2012
Tags: , , , ,

P : Bapak kamu polisi ya?

W : Kok tau sih?

P : Karena kamu telah menawan hatikuu

 

P : Bapak kamu pilot ya?

W : Kok tau sih?

P : Karena kamu telah menerbangkan hatikuu

 

P : Bapak kamu petani ya?

W : Hmmm…

P : Tanya dong, kok tahu sih?

W : Kok tahu sih?

P : Karena kamu telah menebar benih-benih cinta di hatikuu

 

******

 

Gara-gara maraknya gombalan “Bapak Kamu”, persepsi pendengar akan tergiring ke arah gombalisme begitu pertanyaan “kok tau sih” terlontar. Seperti dalam kejadian berikut:

Saya                 : Baru tau lho kalau dosen pengujinya ganti, satu jam sebelum sidang.

Teman saya  : Tapi nilainya A kaan?

Saya                 : Kok tau sih?

*ini benar-benar pertanyaan “kok tau sih” dengan sebenar-benarnya “kok tau sih”, soalnya pada periode sidang, teman saya sedang penelitian di luar pulau. Jadi diasumsikan beliau tidak mengikuti info-info detail seperti nilai.

Teman Saya  : karena kamu… ahaha, saya nggak bisa gombal.

Saya                 : &^)@#!

 

Gara-gara Bapak kamu nih :p

Sumber animasi : http://animasibergerak.net/animasi-bergerak-gombal-bapak-kamu-maling/

Obat Rindu

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on September 13, 2012
Tags: , ,

Obat rindu ada dua; bertemu atau berdo’a

Yang kedua melegakan, tetapi memberatkan

Yang kedua menguji kesabaran, tetapi pasti tersampaikan

#NN

Sumber gambar: drishtikone.com

 

Obat rindu hanya ada satu

Ya Allah, kumpulkan kami di atas permadani firdaus-Mu.. :’)

Ujian Tugas Akhir

Posted in Celoteh Sahaja by rishapratiwi on September 12, 2012
Tags: ,

Sumber gambar: http://thenotera.blogspot.com

Ya memang beginilah kenyataannya :X

atau malah begini

Padahal seharusnyaa…

Sumber gambar: mobavatar.com

Karena besok adalah tenggat waktu pengumpulan revisi skripsi

dan masa sidang sudah menjelang

Tetapi rasa kantuk susah sekali diatasi

ya sudah, mungkin memang saatnya tidur

sumber gambar : societiesmirror.com

Next Page »